13 Cara Merawat Bunga Mawar Agar Tidak Layu

Cara merawat bunga mawar

13 Cara Merawat Bunga Mawar Agar Tidak Layu

Deskripsi bunga mawar

Mawar adalah tanaman perdu dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan oleh tanaman ini. Mawar liar dengan lebih dari 100 spesies terutama tumbuh di belahan bumi utara, yang memiliki udara sejuk.

Jenis mawar umumnya berupa perdu atau pemanjat berduri yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Meski jarang ditemukan, bunga mawar yang menyebar pada tanaman lain tingginya bisa mencapai 20 meter.

mawar merah

Sebagian besar spesies memiliki daun yang panjangnya antara 5-15 cm, 2 atau 2 berhadapan (menyirip). Daun majemuk terdiri dari sedikitnya 3 atau 5 sampai 9 atau 13 helai daun pada setiap tangkai daun, dan stipula berbentuk lonjong, tanpa batang, menempel pada tepi daun menyirip. Margin berbentuk lingkaran, meruncing di ujung daun, dan berduri di batang basal. Mawar tidak benar-benar tanaman tropis, sebagian besar spesies kehilangan daunnya seluruhnya dan hanya beberapa spesies di Asia Tenggara yang selalu hijau sepanjang tahun.

Bunga terdiri dari 5 kelopak kecuali Rosa sericea yang hanya memiliki 4 kelopak. Warna bunga biasanya putih dan merah muda atau kuning dan merah pada beberapa spesies. Ovarium terletak di bagian bawah mahkota dan kelopak.
Pinggul mawar dari Rosa Canina

Bunga menghasilkan buah agregat (yang berkembang dari bunga dengan banyak putik) yang disebut pinggul mawar. Setiap putik berkembang menjadi satu buah (achene), sedangkan satu kelompok buah terbungkus pulp di luar.

Spesies dengan bunga yang terbuka lebar lebih mungkin menarik lebah atau serangga penyerbuk lainnya dan karena itu cenderung menghasilkan lebih banyak buah. Pemuliaan mawar menghasilkan bunga yang kelopaknya tertutup rapat, membuat penyerbukan menjadi sulit. Beberapa mawar berwarna merah, dengan beberapa pengecualian seperti Rosa pimpinellifolia, yang menghasilkan buah berwarna ungu tua hingga hitam.

READ  IDN App - Berita & Hiburan - Aplikasi di Google Play

Beberapa spesies, seperti Rosa canina dan Rosa rugosa, menghasilkan buah rosehip yang sangat kaya vitamin C dan bahkan merupakan salah satu sumber vitamin C alami yang paling kaya. Buah rosehip disukai oleh burung pemakan buah, yang membantu menyebarkan biji mawar di sepanjang dengan kotoran. Beberapa spesies burung, seperti kutilang, juga memakan biji mawar.

Bunga mawar umumnya memiliki duri berkait yang berfungsi sebagai pegangan saat memanjat tanaman lain. Beberapa spesies yang tumbuh liar di tanah berpasir di daerah pesisir, seperti Rosa rugosa dan Rosa pimpinellifolia, beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yang dapat berfungsi untuk mengurangi kerusakan hewan, menahan pasir yang tertiup angin, dan melindungi akar dari erosi. Meskipun dilindungi oleh duri, rusa tampak tidak takut dan sering merusak bunga mawar. Beberapa jenis bunga mawar memiliki duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.

Bunga mawar dapat dijangkiti berbagai penyakit seperti: B. karat daun, yang merupakan penyakit paling serius. Penyebabnya adalah cendawan Phragmidium mucronatum, yang menyebabkan kerontokan daun. Penyakit yang kurang berbahaya seperti embun tepung disebabkan oleh jamur Sphaerotheca pannosa, sedangkan penyakit flek hitam yang ditandai dengan munculnya bintik hitam pada daun disebabkan oleh jamur Diplocarpon rosae. Mawar juga merupakan makanan bagi larva beberapa spesies kupu-kupu.

Bunga mawar tumbuh subur di daerah beriklim sedang, meskipun beberapa kultivar hasil okulasi dapat tumbuh di daerah beriklim subtropis hingga tropis. Selain sebagai bunga potong, mawar memiliki banyak manfaat antara lain sebagai antidepresan, antivirus, antibakteri, antiradang dan sumber sifat antibakteri Manfaat Kesehatan Vitamin C. Minyak mawar merupakan salah satu minyak esensial yang diperoleh dari penyulingan dan penguapan kelopak sehingga sehingga dapat dibuat menjadi parfum. Bunga mawar juga bisa digunakan untuk teh, jelly dan selai.

READ  Apa itu Google Data Studio dan bagaimana cara menggunakannya?

Sumber :